Lindungi Kulit dari Sinar Matahari demi Kesehatan Optimal

Lindungi Kulit dari Sinar Matahari demi Kesehatan Optimal

Dalam upaya menjaga kesehatan kulit, paparan sinar matahari berlebih menjadi hal yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan matahari, terutama pada siang hari, dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti penuaan dini, flek hitam, hingga risiko kanker kulit jika tidak diantisipasi dengan baik.hal ini disampaikan Fika Safitri di program Acara sibolga siang pro 1 rri sibolga,melalui telpon seluler Jumat(31/10/2025).

Fika menjelaskan bahwa melindungi kulit dari sinar matahari bukan hanya soal menjaga penampilan, tetapi juga bagian penting dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. “Paparan sinar UV dapat merusak lapisan kulit dan mempercepat proses penuaan. Karena itu, penggunaan tabir surya atau sunscreen setiap hari sangat dianjurkan, bahkan saat cuaca mendung,” ujar Fika.

Ia menambahkan, masyarakat perlu memilih tabir surya dengan SPF minimal 30 dan PA+++ agar perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB lebih optimal. Selain itu, penggunaan topi, kacamata hitam, dan pakaian berlengan panjang juga dapat membantu meminimalkan paparan langsung sinar matahari.

Menurut Fika, waktu terbaik untuk beraktivitas di luar ruangan adalah di pagi hari sebelum pukul 10.00 dan sore hari setelah pukul 15.00, saat intensitas sinar UV relatif lebih rendah. “Kita memang membutuhkan sinar matahari untuk pembentukan vitamin D, tapi jangan berlebihan. Cukup 10–15 menit paparan sinar matahari pagi sudah cukup,” tambahnya.

Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kulit dari bahaya sinar matahari. Melindungi kulit bukan hanya soal kecantikan, tetapi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup. Dikutip dari RRI.co.id